Senin, 29 Januari 2018

Reading

Basic Reading merupakan pilar utama dalam aktivitas membaca dimana seorang pembaca membangun pemahaman terhadap sebuah teks. Ia menggabungkan pemikiran logis yang dimiliki dengan kumpulan huruf, kata, dan kalimat yang ada di teks tersebut.
 
 So, Basic Reading di dalam teks bahasa Inggris bukan hanya mengenai bagaimana Anda membaca dengan baik yang mencakup ketepatan pengucapan dan suara yang lantang. Namun, reading comprehension itu sendiri merupakan kegiatan membangun pemahaman makna sebuah teks yang kemudian bisa terjemahkan oleh Anda dan melalui bahasa Anda sendiri. Lebih jauh pemahaman tersebut dapat bermanfaat bagi orang lain.
 
Basic Reading memang terlihat mudah, namun setidaknya ada dua kesulitan yang biasa siswa dapatkan. Pertama, di dalam sebuah teks bahasa Inggris, banyak kosakata yang tidak siswa mengerti, sehingga menghambat pemahaman teks itu sendiri. Bagaimana mungkin, siswa ingin mendapatkan ide namun belum memahami arti kata. Pengenalan kosakata baru pun harus terus dilakukan agar mereka tidak gagap ketika menemui kosakata yang bervariasi.
 
Kedua, Basic Reading membutuhkan sebuah proses. Ini bukan kemampuan yang bisa instan kita dapatkan. Untuk mendapatkan kemampuan comprehending yang baik, siswa harus terus dilatih untuk mampu berpartisipasi secara aktif di dalam proses pembelajaran sehingga nantinya mereka dapat berpikir kritis. Pemikiran yang kritis menghadirkan telaah terlebih dahulu terhadap apa yang mereka terima dan mengubah mental mereka bukan hanya menerima sesuatu secara mentah.
 
Ketika mental tersebut sudah mampu Anda hadirkan, maka siswa bisa lebih cerdas dalam menangkap sebuah ide dari teks. Oleh karena itu, gunakan metode yang bervariasi ketika Anda ingin mengajar reading. Tidak tepat apabila Anda terus-menerus menggunakan reading aloud atau membaca nyaring sebagai teknik pembelajaran dalam reading class.

0 komentar:

Posting Komentar